Terbangun dari Mimpi

Jenuh…, seperti itulah perasaanku belakangan ini, entah, tapi semangat hidupku serasa pudar. Kesalahan mungkin bersumber dari diriku sendiri, tetapi apakah tidak ada kesempatan kedua, untuk aku meraih bahagaiku.

Kebahagiaan apa yang kumau, aku juga bingung, karena kebahagiaan yang hendak aku kejar itu hanya sebatas mimpi.

Nyata mungkin, tapi aku selalu hanya dibuat bermimpi untuk kebahagian itu, sang penuntun itu selalu membawaku ke kehidupan nyata kemudian meninggalkanku. Saat itu aku seolah orang yang baru terbangun dari mimpi indah.

Saat aku terbangun, mataku tak dapat lagi terpejam untuk melanjutkan mimpi itu. Dan akhirnya aku bisa menangis karena kebahagiaan tidak hanya meninggalkan aku dalam kehidupan nyata, tetapi juga dalam mimpiku.

Dan saat ini aku hanya bisa berkata, kebahagiaan belum berpihak padaku, entah kapan………………? Aku hanya bisa menunggu sembari menjalani kehidupanku di alam nyata. (Mawar, 26/7/2007)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: