Berlayar ke Fort Rotterdam

Sebuah kolaborasi antara penulis Autralia dan seniman Makassar dalam mengungkap hubungan sejarahnya.

Debur ombak memecah malam di Fort Rotterdam, Makassar. Selasa malam, tiga perahu putih melaju di atas gelapnya laut. Di kejauhan, layar-layar kapal bergerak beriringan.

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Di dalam Fort Rotterdam, tempat Makassar International Writers Festival 2013 berlangsung, suasana hangat.

Laut. Aku berdiri menghadap laut.

Kucari jejak nenek moyangku yang dulu

Menantang maut. “Tegakkan layar,

Tebas lidah gelombang!… “

Sajak berjudul Sails karya Muhary Wahyu Nurba tersebut mendapat balasan dari Kelly Lee Hickey, penulis asal Australia. Dia memberinya judul puisinya Boats.

“…Though the waves may break/ meski gelombang bisa mematahkan

across my bow, fear riding/ perahuku ikal busa membuatku

on curls of foam, I am rising/ ketakutan, aku tetap tegak

with sails, my heart catches/ dengan layar, hatiku menangkap

these winds, driving to and fro./ angin, mengemudi ke sana kemari.”

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Perahu-perahu tersebut lalu berkumpul, layarnya menyatu membentuk sekat, menutupi tubuh perempuan dari pandangan. Yang tersisa hanya bayangan perempuan, seperti perempuan pakarena, tubuhnya gemulai menarikan cerita kehidupan. Tapi di samping perempuan itu, kini tak sendiri, sesosok bayangan lelaki tampak menemaninya menarikan kehidupannya.

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Pementasan berjudul Vessel for Stories mengawinkan  pembacaan puisi dan teater untuk menggambarkan hubungan antara Suku Aborigin—penduduk asli benua Australia—dengan para pelaut Bugis-Makassar. Pementasan hasil kolaborasi Kelly Lee Hicket, Anna Weekes, Muhary Wahyu Nurba, dan Kala Teater Makassar ini dipentaskan saat pembukaan Makassar International Writers Festival 2013.

“Melalui pertunjukan budaya ini, kami ingin mengungkapkan hubungan sejarah suku Aborigin dan Bugis-Makassar di masa lalu,” kata Kelly. “Hubungan tersebut akan kami gambarkan dalam adegan-adegan visual,” kata Anna.

Lima tahun lalu ditemukan lukisan cadas di Australia utara. Misalnya, lukisan monyet di atas pohon yang hanya dapat dilihat di Pulau Sulawesi. Ada pula gambar rumah-rumah adat Makassar dan perahu pinisi. Hal ini merupakan bukti orang-orang Aborigin pernah berlayar ke Makassar. Inilah bukti hubungan Suku Aborigin dan Bugis-Makassar.

 

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Kolaborasi seniman Australia dan Makassar dalam Vessel For Stories dalam ajang MIWF 2013 di Fort Rotterdam. Foto/Irmawar

Sutradara dari Kala Teater, Shinta Febriany, mengatakan pertunjukan yang berdurasi sekitar 15 ini dipersiapkan cukup singkat. “Latihan hanya lima hari,” ucap dia. Tapi konsepnya sendiri sudah dirancang Kelly sejak jauh-jauh hari, saat masih di Autralia. “Ini adalah seri pertama dari tiga proyek yang saya garap,” kata Kelly.

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa hubungan antara Autralia dan Makassar tak hanya ada di masa lalu, tapi juga terjadi saat ini. (By Irmawati, Koran Tempo Makassar, edisi 27 Juni 2013)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: